Strategi Pemasaran : Tupperware melalui Kampanye Lingkungan

Kampanye peduli lingkungan belakangan ini menjadi tren dalam strategi pemasaran. Salah satu perusahaan yang tak mau ketinggalan menerapkan green campaign yakni produsen alat-alat plastik PT Tupperware Indonesia.
Tupperware yang masuk ke pasaran Indonesia sejak 1991 ini sangat sadar, saat ini orang Indonesia semakin peduli lingkungan. Saban tahun, Indonesia menghasilkan hampir 200 ribu ton sampah per hari (data Kementerian Lingkungan Hidup).
Bagaimana kampanye ala Tupperware? Nining W. Permana, Managing Director, PT Tupperware Indonesia, mengatakan, kampanye kali ini bertemakan “Think Green It’s Fun/TGIF“. Menyasar semua kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa.
“Ada serangkaian kegiatan yang dilakukan mulai 15 Juni hingga 17 Juni 2012, berlatar belakang gaya hidup hijau seperti Tupperware Children Helping Children 2012 (CHC), Green Living n Youth Creativity dan presentasi dari Green Living Tunnel yang akan memberikan inspirasi betapa indahnya bumi tanpa sampah kemasan sekali pakai,” ujar Nining di Jakarta, Jumat (15/6).
Saat ini Tupperware Indonesia merupakan memiliki 71 distributor resmi. Perusahaan yang berpusat di Orlando Amerika Serikat ini besar karena strategi pemasaran dirrect selling. Di Indonesia saja ada lebih dari 140.000 tenaga penjual independen.
“Pelatihan dan bimbingan yang diberikan merupakan bekal untuk menjadi tenaga penjual yang tangguh. Mereka miliki karir dan penghasilan yang sangat memuaskan,” jelas Nining.
Melalui tenaga penjualnya juga, Tupperware mengkampanyekan program reduce dan reuseReduce, yaitu mengurangi pemakaian wadah sekali pakai dan membawa wadah dari rumah untuk bekal dan membeli makanan minuman. Reuse, menggunakan wadah minuman makanan yang aman tidak mengandung bahan berbahaya serta dapat digunakan berulangkali.
Yang unik dan menjadi strategi pemasaran unggulan Tupperware dalam green campaign yakni pemberian garansi seumur hidup bagi semua produk Tupperware. Cara ini belum dilakukan kompetitornya yang mulai gencar masuk ke pasar Indonesia.
Jadi Tupperware menjamin produknya tidak bisa dibuang di tempat sampah karena bisa diganti. Pemilik Tupperware hanya perlu membawa barang yang lama ataupun yang memiliki kerusakan wajar ke distributor-distributor terdekat. 
Sumber : http://swa.co.id/